9 Manfaat Seledri untuk Kesehatan Tubuh

By | January 22, 2024

Bukan hanya digunakan sebagai bahan pembuat makanan atau bumbu dapur, ternyata seledri memiliki ragam manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh.

Tanaman yang satu ini bisa disebut jugta sebagai tanaman herbal dengan banyak kandungan manfaat yang terdapat di dalamnya, yang sangat baik bagi tubuh kita.

Maka dari itu pada kesempatan ini rambat.id akan berbagi informasi tentang beberapa manfaat dari tanaman herbal ajaib yang satu ini. Silahkan simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Beragam Manfaat Seledri Yang Harus Diketahui

1. Menjaga Kesehatan Jantung (H1)

Seledri mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, folat, potassium, dan vitamin K yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Flavonoid memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan, sedangkan potassium membantu mengontrol tekanan darah. Tanaman ini juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Senyawa seperti 3-n-butylphthalide (3nB) dalam seledri dapat membantu mengurangi produksi kolesterol dalam tubuh, mendukung kesehatan pembuluh darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

2. Mengatur Tekanan Darah (H1)

Kandungan potassium dalam seledri berperan penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, sehingga dapat membantu mengatur tekanan darah.

Tanaman tersebut mengandung fitokimia yang dapat membantu merelaksasi otot-otot pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko hipertensi.

Juga bersifat diuretik alami yang dapat membantu mengeluarkan kelebihan cairan dan garam dari tubuh. Ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah retensi cairan, mendukung fungsi ginjal yang sehat.

3. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh (H1)

Vitamin C yang tinggi dalam seledri dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan dalam seledri juga dapat membantu melawan radikal bebas, mengurangi peradangan, dan mempercepat proses penyembuhan tubuh.

Senyawa seperti flavonoid dan poliacetylene dalam seledri memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat melindungi tubuh dari infeksi.

Tumbuhan ini juga mengandung vitamin A yang mendukung kesehatan selaput lendir, pertahanan pertama tubuh terhadap bakteri dan virus.

4. Menyokong Fungsi Pencernaan (H1)

Serat dalam seledri dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan. Serat membantu mempercepat gerakan makanan melalui saluran pencernaan, mencegah sembelit, dan mendukung kesehatan usus.

Seledri dapat membantu mengatasi masalah lambung seperti perut kembung dan gas. Senyawanya dapat membantu merilekskan otot-otot lambung, mengurangi produksi gas, dan mengurangi gejala gangguan pencernaan.

5. Menurunkan Risiko Kanker (H1)

Seledri mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, coumarin, dan poliacetylene yang memiliki potensi untuk melawan pertumbuhan sel kanker.

Antioksidan didalamnya juga dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang dapat menyebabkan kanker.

Pola makan yang mengandung seledri secara teratur telah dikaitkan dengan pengurangan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker lambung, usus besar, dan payudara.

Senyawa seperti apigenin dalam seledri memiliki sifat antikarsinogenik yang dapat membantu melawan pertumbuhan sel kanker.

6. Meningkatkan Kesehatan Mata (H1)

Kandungan vitamin A pada tanaman ini mendukung kesehatan mata. Ini diperlukan untuk menjaga kornea mata, dan konsumsi seledri secara teratur dapat membantu mengurangi risiko masalah mata, seperti rabun senja.

Antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin dalam seledri dapat membantu melawan degenerasi makula, yang merupakan penyebab umum kehilangan penglihatan pada usia tua.

7. Mengurangi Peradangan (H1)

Senyawa antiinflamasi, seperti flavonoid dan poliacetylene, dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Ini bermanfaat dalam mengatasi kondisi inflamasi seperti arthritis dan penyakit radang usus.

Seledri telah menunjukkan efek antiinflamasi yang dapat membantu meringankan gejala arthritis. Konsumsi seledri secara teratur dapat mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan kekakuan pada sendi.

8. Menjaga Keseimbangan Asam Basa (H1)

Tanaman yang satu ini juga memiliki sifat alkalin yang dapat membantu menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh. Keseimbangan asam basa yang baik dapat mendukung kesehatan tulang, otot, dan sistem saraf.

Kandungan mineral seperti kalsium, fosfor, dan magnesium dalam seledri dapat membantu mencegah osteoporosis. Ini karena mineral-mineral tersebut mendukung kepadatan tulang dan pertumbuhan tulang yang sehat.

9. Menyokong Fungsi Otak (H1)

Seledri mengandung senyawa seperti luteolin, yang memiliki sifat antiinflamasi dan neuroprotektif. Senyawa ini dapat melindungi sel-sel saraf dalam otak dan meningkatkan kognisi.

Konsumsi seledri secara teratur dapat membantu mencegah penurunan kognitif dan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Senyawa dalam seledri dapat membantu melawan stres oksidatif dan peradangan yang terkait dengan penyakit otak.

Kesimpulan

Seledri bukan hanya bahan tambahan untuk bahan makanan, tetapi juga merupakan tambahan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Menyertakan seledri dalam pola makan sehari-hari dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan yang berkelanjutan. Dan Anda dapat merasakan setelah mencobanya sendiri.

Baca Lainnya :

Category: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *